Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

mail@gmail.com

+62 8123456789

Prodi Ilmu Administrasi Negara FISIP Unsrat Gelar Seminar Kepemimpinan, Mahasiswa Antusias Mendalami Neurosains dan Kebijakan Publik

Manado – Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menyelenggarakan Seminar Kepemimpinan bertema Integrasi Neurosains dalam Penyusunan Kebijakan Publik pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 09.00 WITA di Gedung Dekanat FISIP Unsrat Lantai 3. Kegiatan ini menghadirkan Dr. dr. Taufiq Fredrik Pasiak, M.Kes., M.Pd.I., S.H., M.H., CIPA, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), sebagai narasumber utama dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP Unsrat.

Seminar ini memberikan perspektif baru kepada mahasiswa mengenai hubungan antara neurosains, kepemimpinan, dan kebijakan publik. Dr. Taufiq menjelaskan bahwa pemahaman terhadap cara manusia berpikir, mengambil keputusan, dan merespons lingkungan sosial memiliki relevansi yang kuat dengan proses penyusunan kebijakan publik.

Dalam materinya, ia menyoroti bahwa keputusan manusia tidak selalu didasarkan pada pertimbangan rasional. Emosi, pengalaman hidup, tekanan sosial, hingga tingkat stres dapat memengaruhi respons masyarakat terhadap suatu kebijakan. Karena itu, kebijakan publik perlu dirancang dengan mempertimbangkan kondisi psikologis dan sosial masyarakat agar lebih efektif dan mudah diterima.

Mahasiswa mengikuti Seminar Kepemimpinan dengan antusias.

Seminar juga membahas pentingnya membangun kepercayaan publik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurut Dr. Taufiq, tingkat kepercayaan masyarakat berpengaruh terhadap kepatuhan dan penerimaan terhadap kebijakan yang diterapkan. Selain itu, desain pelayanan, kemudahan akses, dan strategi komunikasi yang tepat dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat secara positif tanpa harus mengandalkan pendekatan yang bersifat memaksa.

Melalui berbagai contoh yang disampaikan, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa neurosains dapat memberikan kontribusi penting dalam bidang kebijakan publik, komunikasi, birokrasi, politik, serta kepemimpinan yang lebih manusiawi dan efektif.

Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP Unsrat, Dr. Jericho Danga Pombengi, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa tema seminar ini sangat relevan bagi mahasiswa karena memberikan perspektif baru dalam memahami hubungan antara perilaku manusia dan kebijakan publik. Menurutnya, mahasiswa perlu memperluas perspektif keilmuan dan tidak hanya terpaku pada satu disiplin ilmu agar mampu memahami berbagai dinamika yang memengaruhi proses kebijakan publik.

Dr. Jericho juga menyampaikan bahwa Program Studi Ilmu Administrasi Negara akan terus mendorong penyelenggaraan kegiatan akademik multidisiplin di masa mendatang. Selain memperkaya wawasan keilmuan mahasiswa, kegiatan semacam ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan kompetensi pendukung, termasuk kemampuan public speaking dan komunikasi publik yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja maupun kepemimpinan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP Unsrat berharap mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya pendekatan multidisiplin dalam menjawab berbagai tantangan kebijakan publik, sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka sebagai calon administrator dan pemimpin publik di masa depan.

 

Oleh: Anggita Chairiah

Scroll to Top